Resmi Dilantik Usai Kekacauan, Ini Sosok PM Baru Pakistan

SHARE  

In this handout picture taken and released by Pakistan Prime Minister's Office on March 4, 2024, Pakistan's newly sworn-in Prime Minister Shehbaz Sharif (R) inspects the guard of honor at the Prime Minister House in Islamabad. Shehbaz Sharif was voted in on March 3 as Pakistan's prime minister for a second time, presiding over a shaky alliance that has shut out followers of jailed opposition leader Imran Khan. (Photo by HANDOUT / Pakistan Prime Minister Office / AFP) / -----EDITORS NOTE --- RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT  Foto: AFP/HANDOUT

Jakarta, CNBC Indonesia – Shehbaz Sharif dari Pakistan mengambil sumpah pada Senin (4/3/2024), secara resmi menjadi perdana menteri untuk kedua kalinya, hampir empat minggu setelah pemilu nasional yang tidak menentu dan menyebabkan tertundanya pembentukan pemerintahan koalisi.

Sharif yang kini berusia 72 tahun secara resmi menjabat pada upacara pelantikan di kantor kepresidenan di ibu kota negara, Islamabad, sehari setelah parlemen memilihnya sebagai perdana menteri meskipun ada protes dari politisi yang bersekutu dengan mantan perdana menteri Imran Khan yang dipenjara.

Pertemuan pertamanya setelah upacara tersebut adalah dengan tim keuangannya dan ia mengarahkan mereka untuk memulai pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) mengenai perpanjangan fasilitas pendanaan. Perjanjian saat ini akan berakhir pada bulan April.

Baca: Israel Boikot Perundingan Gencatan Senjata, Mesir-Qatar Tekan Hamas

“Kami mendapat mandat untuk meningkatkan perekonomian negara dan itu adalah prioritas utama pemerintah kami,” kata pernyataan itu, dilansir Reuters.

Sebelumnya, pemilu pada 8 Februari dirusak oleh penutupan internet seluler, penangkapan dan kekerasan yang terjadi, serta penundaan hasil pemilu yang luar biasa memicu tuduhan bahwa pemilu tersebut dicurangi.

Kandidat yang didukung oleh Khan memenangkan kursi terbanyak tetapi Liga Muslim Pakistan-Nawaz (PML-N) dan Partai Rakyat Pakistan (PPP) setuju untuk membentuk pemerintahan koalisi. PML-N dipelopori oleh kakak laki-laki Shehbaz Sharif, Nawaz Sharif, yang pernah menjabat tiga kali perdana menteri, namun dia memutuskan untuk tidak menduduki jabatan perdana menteri.

Sharif yang lebih muda kembali ke jabatannya sebelumnya hingga Agustus, ketika parlemen dibubarkan untuk mempersiapkan pemilu.

Baca: Gokil! Perusahaan Tetangga RI Kapitalisasinya Melebihi PDB 1 Negara

Ekonom, investor, dan modal asing kini akan mencermati pengumuman Sharif mengenai kabinet, khususnya portofolio keuangan penting. Menteri Keuangan berikutnya harus memimpin pembicaraan yang alot dengan IMF untuk mendapatkan perjanjian pendanaan baru senilai multi-miliar dolar.

Mantan menteri keuangan yang pernah menjabat empat kali, Ishaq Dar, tetap menjadi kandidat utama, kata sumber PML-N kepada Reuters, meskipun beberapa kandidat lain juga dipertimbangkanhttps://knalpotbelah.com/ secara serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*